KAU-lah Sandaran Hati

KAU-lah Sandaran Hati

Rabb….

Sekian lama aku terus berlari dan berlari

Tak perduli duri-duri menusukku kejam

Aku kembali berlari meski berdarah-darah

Mengejar sesuatu

Yang kian tak pasti

Rabb…

Saat kesendirian

Adalah himpunan suka cita yang bersembunyi dalam relungku

Jiwaku kembali berontak

Meradang dan kembali berlari

Tanpa arah

Dan lalu terjatuh

Rabb…

Aku terjatuh hingga dasar jurang yang dalam

Melahirkan ribuan luka bernama kecewa

Membunuh ribuan asa yang kian

Terasa hampa

Rabb….

Aku tak sanggup lagi berlari

Kali ini akan aku hadapi

Meski luka kian meradang pedih

Aku harus kembali

Rabb….

Aku tak bisa berpaling lagi

Hanya Kau-lah satu-satunya

Pelita hati

Penyejuk qalbuku yang mengeras

Rabb…

Perjalanan ini masih begitu panjang

Gelisah jiwa ini pasti kan kembali menggoda

Namun kali ini aku tak akan berlari

Karena ku tahu pasti

KAU-lah sandaran hati

Azsya

Berharap pada mahluk hanya akan membuat kita kecewa, bersandarlah pada Dzat Yang Maha Kuasa. Kau kan tahu kau takkan pernah dikecewakan.